Sekali lagi air mata itu tumpah, bagai melegakan hati pemiliknya.
Wanita,
Kadangkala diuji dengan sehebat-hebat ujian.
Zahirnya lemah tapi batinnya gagah anugerah Tuhan.
La Tahzan
Optimislah dengan ujian.
Itu hadiah Tuhan.
Bersyukurlah. Beruntunglah.
Dari jutaan, engkau pilihanNya.
Kita rasa kitalah yang besar ujiannya.
Kita rasa kitalah paling berat bebanannya.
Come on.
Ada orang lagi besar ujiannya. Lagi berat bebanannya.
Jangan merungut sayang. Jangan mengeluh walau sedetik.
Kita milik Dia.
Dulu, Kini. Dan selamanya.
Maka Dia berhak menentukan yang sebaiknya buat kita.
Bukan hanya di dunia. Bahkan hingga ke daerah sana.
Jalan takdir Allah tak pernah salah.
Berbaik sangkalah dengan aturanNya.
Jika perlu untuk engkau menangis, maka menangislah.
Tapi sayang, jangan sedih lama-lama.
Nampak macam kita kurang redha dengan apa yang Allah aturkan.
Takdir Allah is something yang unexpected.
Miracle things may come soon. Soon.
Engkau harus percaya.
Ya, percaya.
La tahzan.
Syurga itu mahal sayang, bukan mudah kita nak dapat.
Even people always said, benda yang payah nak dapat itulah yang kita akan benar-benar hargai.
Dan kita pasti bahagia sangat bila dapat.
Itu pasti.
Senyum.
Tapi terkadang ada masa kita jatuh.
Tak mampu nak bangun.
Tapi, ingatlah. Walau apa pun, Allah akan tetap menemani.
Just beside you.
Selalu.
Allah akan ubat luka di hati kita.
Perlahan. Perlahan.
Inilah hadiah buat hambaNya yang bertabah!
Tears.
InsyaAllah, bila Allah redha, Allah akan mudahkan.
Tak mudah. Siapa kata mudah?
Tapi inilah kasih sayang Tuhan.
Berdamailah dengan takdirNya.
Dan sampai masa kita akan faham, ada perkara yang memang dah tertulis akan terjadi.
Dan tertulis di Luh Mahfuz.
Dan kita mesti berhenti daripada memaksa ia jadi macam yang kita nak.
Tetaplah sabar dan redha dengan aturanNya.
Bukalah surat cinta dariNya.
Pasti akan damai hatimu.
” Maka hanya bersabar itulah yang terbaik (bagiku)” [Yusuf: 18]
La tahzan. Kesatlah air matamu.
Allah ada.
Allah tahu.
Dan bertakwalah kepada Allah, sungguh, Allah Mengetahui segala isi hati.”
[Al-Maidah:7]
Dan ingatlah,
Kebahagiaan kita tidak terletak pada harta, tidak pada penampilan diri, tidak juga pada gemerlap perhiasan dan keindahan dunia. Ukuran kebahagiaan terkait erat pada hati dan ruh manusia yang mendamba redha Tuhannya.”
— Hasan Al-Banna
La tahzan,
Jadilah wanita yang paling bahagia! :)
Artikel ini adalah perkongsian daripada Nor adibah Saihen ke inbox emel akuislam. Semoga memberi manfaat kepada semua pembaca =)


izin share
Syukran, udh share ilmu’y…jazaakallaahu khair.
Alhamdulillah… Artikel yg bermanfaat
semoga ilmunya berkah
Wassalam
Ijin share yaa…
Alhamdulillah… Artikelnya bermanfaat
Semoga semua jalan akan jauh lebih mudah
Terima kasih banyak…
Wassalam
Ijin share yaa…
Subhanallah… kata-katanya menguatkan hati banget. ijin copas
good article,saye mohon copy n share..
Assalam mohon share ye.tq:)
Artikel yang bagus banget. Betul kebahagiaan kita tidak terletak pada harta, tidak pada penampilan diri, tidak juga pada gemerlap perhiasan dan keindahan dunia. Tapi pada hati yang bersyukur dan dekat pada Allah
Artikel ini sangat bermanfaat bagi kami. Semoga bermanfaat.
dibalik kelemahan wanita secara fisik tetapi ada kekuatan juga. wanita memang hebat, tetap berserah kepada Allah sang Pencipta
Buat saya menitiskan air mata. Put Allah first, then we will be okay :)
Izin Share ya… Kata2nyaa bagus sekali
Assalam’alaikum…
Mohon ijinnya untuk share.
Syukron.
subhanallah memang ya “dan nikmat tuhanmu manakah yang engkau dustakan?” terima kasih min kata”nya bikin nyadar :) ijin copy n share ya admin?
subhanallah allah emang menyayangi kita , ,alhmdulillah ya allah
ya allah…..kuatkan semangat nie…..apa yang dilalui ada hikmahnya….mohon shared untuk kekuatan semangat..
subhanallah ! sungguh kasih sayang Allah x terbatasss :))
subhanallah,,,,ternyata Allah begitu menyayangi ak…
Ya Allah… sgt menusuk jiwa…ujian yg Allah titipkan pda sy ini, adlah anugerah yg terindah utk sy selalu mngigatinya..
Alhamdulillah..hati tenang saat membacanya..terima kasih banyak membantu saat diri di sisihkn. ..in sha Allah saya akan bangkit…la tahzan…