Jangan Terlalu Tergesa-gesa Mengejar Jodoh

mengejar jodoh
mengejar jodoh | Photo credit to Syabab Musafir Kasih

Ketakutan terasa bila pendamping tidak kunjung datang. 

Kadangkala kita berasa tergesa-gesa seperti dikejar-kejar sesuatu.

Padahal tidak ada yang mengejar kita. Hidup kita menjadi serta tidak teratur, serba rumit seakan tidak dikelola dengan baik.

Gambaran-gambaran untuk mengisi waktu dan usia menjadi sangat tidak menentu.

Kiblat gaya hidup mengarah kepada Hollywood dan Bollywood. Hidup kita seakan diatur.

Cara makan, apa makanannya, cara berpakaian, apa pakaiannya, cara berfikir, apa fikirannya dan bahkan cara menikmati tidur sekalipun.

Perlahan tapi pasti, gaya kita sudah ditetapkan sedemikian rupa.

Tetapi kita tidak sedar. Bahkan kita sangat senang dan bahagia menikmati kebodohan ini.

Bandingkan diri kita ketika diminta menggunakan Al-Quran sebagai penunjuk jalan hidup. Kita mentah-mentah menolaknya.

Kita berasa bahawa dengan menggunakannya, kita seperti dipaksa.

Tidak seronok, tidak bebas, tidak sesuai dengan hak asasi manusia.

Padahal dalam Al-Quran itulah segala hal aturan tentang hidup dibicara dan dititahkan.

Itulah kalamullah dan bukan makhluk.

 

Mengapa Terlalu Tergesa-gesa Mengejar Jodoh?

Kebodohan ini juga berlangsung dalam kehidupan cinta kita.

Memiliki pendamping hidup adalah sebuah kenescayaan.

Kerana ada ruang dihati kita yang harus diisi.

Namun, gaya hidup yang berlaku di sekeliling, memaksa kita untuk berasa tergesa-gesa memilih pasangan.

Padahal, kita pada waktu ini sebenarnya masih tidak memerlukan.

Yang kita perlukan adalah relationship dalam konteks sahabat. Teman sekelas, teman sepengajian dan teman sepermainan.

Di usia kita yang sangat belia, kita tidak perlu bermesraan bak suami isteri.

Namun kerana filem yang kita tonton, bacaan yang kita baca, cerita-cerita yang kita dengar, telah mengelabui dan kita akhirnya telah masuk dalam perangkap.

Hidup berasa tergesa-gesa sewaktu memiliki pendamping.

Berasa ketakutan bila pendamping tidak kunjung datang.

Akhirnya boleh ditebak, otak kita hanya melulu berterus-terusan memikirkan pasangan.

Bagaimana mendapatkannya, bagaimana menjaga hubungan dengannya dan bagaimana mendapatkan keuntungan daripadanya.

“Tidak ada pengalaman?”

Yang kita perlukan adalah bukan pengalaman dalam menjalin hubungan, akan tetapi mempelajari ilmu rumahtangga untuk mengelola sebuah hubungan suami-isteri.

Justeru bila kita berpengalaman dalam berganti-ganti pasangan ini menunjukkan ketidaksiapan kita menjalin sebuah hubungan.

Bekal untuk menjalin hubungan tidak cukup kuat untuk menghadapi cubaan.

Berbeza jika kita sangat sedar bahawa menjalin sebuah hubungan cinta akan menghadapi konflik.

Kerana mengejar jodoh – semakin besar rasa harap dan keinginan kepada orang yang kita cinta, maka semakin besar pula risiko kita untuk berasa kecewa.

Jadi yang diperlukan ketika masih muda adalah memiliki ilmu hubungan cinta suami isteri.

Bukan mencintai dalam konteks yang mudah gagal dan mudah rapuh.

Seterusnya saya menjemput pembaca untuk membaca sambungan artikel ini, Kenapa Harus Terburu – Buru Berkahwin?


# Apa pandangan anda mengenai artikel mengejar jodoh ini?

Tinggalkan pandangan anda pada ruangan komen dibawah. Syukran Jazillan =)

 

Photo of author

Muhamad Naim (Admin)

Penulis utama dan ketua editor. Menubuhkan web akuislam.com semenjak tahun 2010. Saya berharap laman web ini memberi manfaat kepada anda semua. Semoga Allah redha.

Suka Apa Yang Anda Baca?

Daftarkan nama dan email anda untuk mendapatkan panduan dan perkongsian berkualiti terus ke inbox anda secara PERCUMA!







Privasi anda adalah keutamaan kami. Kami tidak bertolak ansur dengan spam dan kebocoran maklumat kepada pihak ketiga.

39 thoughts on “Jangan Terlalu Tergesa-gesa Mengejar Jodoh”

  1. Mohon ijin share dan chofi,alasan semua artikel ini sangat bagus dan mmberikan motivasi banget,
    syukran

    Reply
  2. Assalamualaikum…
    Bg saya article ini banyak membantu saya untuk keluar dari kecelaruan hati dek memikirkan pasangan hidup…selepas membaca article ini,saya dapat merasai suatu ketenangan..
    Terima kasih kpd pencipta article ini…

    Reply
  3. Izinkanlah saya menulis / menebar sejumlah doa, semoga Allaah SWT mengabulkan – KHUSUSNYA TERKAIT JODOH. Aamiin yaa Allaah yaa rabbal ‘alamiin.

    Lebih dan kurang saya mohon maaf. Semoga Allaah SWT selalu mencurahkan kasih sayang kepada kaum Muslim : yang hidup dan yang mati, di dunia dan di akhirat. Aamiin yaa Allaah yaa rabbal ‘aalamiin.

    PEMBUKA :

    Asyhaduu anlaa ilaaha illallaah wa asyhaduu anna muhammadarrasuulullaah

    A’uudzubillaahiminasysyaithaanirrajiim

    Bismillahirrahmaanirrahiim

    Alhamdulillaahi rabbil ‘aalamiin,
    Arrahmaanirrahiim
    Maaliki yaumiddiin,
    Iyyaka na’budu wa iyyaaka nasta’iin,
    Ihdinashirratal mustaqiim,
    Shiratalladzina an’amta alaihim ghairil maghduubi ‘alaihim waladhaaliin

    Aamiin

    Bismillaahirrahmaanirrahiim

    Alhamdulillaahirabbil ‘aalamiin, hamdan yuwaafi ni’amahu, wa yukafi mazidahu, ya rabbana lakal hamdu. Kama yanbaghi lii jalaali wajhika, wa ‘azhiimi sulthaanika.

    Allaahumma shalli wa sallim wa baarik, ‘alaa Sayyidinaa wa Nabiyyinaa wa Maulaanaa wa Maulaanaa Muhammadin wa ikhwaanihii minal anbiyaa-i wal mursaliin, wa azwaajihim wa aalihim wa dzurriyyaatihim wa ash-haabihim wa ummatihim ajma’iin.

    Ya Allaah, berilah shalawat serta keselamatan dan keberkahan, untuk junjungan, nabi dan pemimpin kami Muhammad SAW dan saudara-saudaranya dari para Nabi dan Rasul, dan istri-istri mereka semua, keluarga mereka, turunan-turunan mereka, dan sahabat-sahabat dari semua Nabi dan Rasul, termasuk Sahabat-Sahabatnya Nabi Muhammad semua dan semua yang terkait dengan Nabi Muhammad SAW.
    ALLAAHUMMAFTAHLII HIKMATAKA WANSYUR ‘ALAYYA MIN KHAZAA INI RAHMATIKA YAA ARHAMAR-RAAHIMIIN.

    Ya Allaah bukakanlah bagiku hikmah-Mu dan limpahkanlah padaku keberkahan-Mu, wahai Yang Maha Pengasih dan Penyayang

    RABBI INNII LIMAA ANZALTA ILAYYA MIN KHAIRIN FAQIIR.

    Yaa Rabb, sesungguhnya aku sangat memerlukan suatu kebaikan yang Engkau turunkan kepadaku.

    RABBI LAA TADZARNI FARDAN WA ANTA KHAIRUL WAARITSIN.

    Ya Allaah janganlah engkau tinggalkan aku seorang diri dan engkau sebaik-baik dzat yang mewarisi. (QS. Al-Anbiya-i’: 89).

    اَللّهُمَّ اغْفِرْلِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَاكَمَارَبَّيَانِيْ صَغِيْرَا

    “Allaahummaghfirlii waliwaalidayya war hamhumaa kama rabbayaanii shagiiraa”.

    “Wahai Tuhanku, ampunilah aku dan Ibu Bapakku, sayangilah mereka seperti mereka menyayangiku diwaktu kecil”.

    “Ya Tuhan kami, ampunilah aku, kedua orang tuaku, dan sekalian orang-orang mu’min pada hari terjadinya hisab (hari kiamat ).” (QS. Ibrahim: 41).

    “Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada keturunanku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri.” (QS. Al-Ahqaaf: 15).

    Allaahumma innaa nas’aluka salaamatan fiddiini waddun-yaa wal akhirati wa ’aafiyatan fil jasadi wa ziyaadatan fil ‘ilmi wabarakatan firrizqi wa taubatan qablal mauti, wa rahmatan ‘indal mauti, wa maghfiratan ba’dal maut. Allahuma hawwin ‘alainaa fii sakaraatil mauti, wannajaata minannaari wal ‘afwa ‘indal hisaab.

    Ya Allaah, sesungguhnya kami memohon pada-Mu keselamatan dalam agama, dunia, akhirat, kesejahteraan/kesehatan jasmani, bertambah ilmu pengetahuan, rezeki yang berkat, diterima taubat sebelum mati, dapat rahmat ketika mati dan dapat ampunan setelah mati. Ya Allah, mudahkanlah kami pada waktu sekarat dan selamatkanlah kami dari api neraka serta kami mohon kemaafan ketika dihisab.

    Allaahumma inna nas aluka husnul khaatimah wa na’uudzubika min suu ul khaatimah.
    Ya Allaah, sesungguhnya kami memohon pada-Mu akhir yang baik dan berlindung dari akhir yang buruk.

    Allaahuma inna nas’aluka ridhaka waljannata wana’uudzubika min shakhkhatika wannaar.

    Ya Allaah, sesungguhnya kami mohon keridhaan-Mu dan sorga, kami berlindung kepada-Mu dari kemurkaan-Mu dan siksa neraka.

    Ya Allaah, terimalah amal saleh kami, ampunilah amal salah kami, mudahkanlah urusan kami, lindungilah kepentingan kami, ridhailah kegiatan kami, angkatlah derajat kami dan hilangkanlah masalah kami.

    Ya Allaah, tetapkanlah kami selamanya menjadi Muslim, tetapkanlah kami selamanya dalam agama yang kau ridhai – Islam, tetapkanlah kami selamanya menjadi umat dari manusia yang paling engkau muliakan – Sayyidina wa Nabiyyina wa Maulaanaa Muhammad Shallallaahu’alaihi wa aalihi wa shahbihi wa ummatihi, wa baraka wassallam.

    DOA MOHON JODOH (UMUM) :

    Rabbana hablana min azwaajina, wa dzurriyyatina qurrata a’yuniw, waj’alna lil muttaqiina imaamaa.

    Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami jodoh dan keturunan sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.

    Ya Allaah, aku mohon cukuplah Engkau saja yang menjadi pemeliharaku di dunia dan akhirat kelak. Dengarkanlah rintihan hamba-Mu yang dhaif ini. Jangan Engkau biarkan aku sendirian di dunia ini maupun di akhirat kelak. Sebab itu menjuruskan aku ke arah kemaksiatan dan kemungkaran. Maka, karuniakanlah aku seorang pasangan yang beriman, supaya aku dan dia dapat membina kebahagiaan / kebajikan hidup ke jalan yang Engkau ridhai. Dan karuniakanlah padaku keturunan yang shaalih

    DOA LELAKI MOHON JODOH :

    Rabbi hablii milladunka zaujatan thayyibatan akhtubuhaa wa atazawwaju bihaa wa takuunaa shhahibatal lii fid diini wa dun-ya wal aakhirah

    “Ya Rabb, berikanlah kepadaku istri yang terbaik dari sisi-Mu, istri yang aku lamar dan nikahi dan istri yang menjadi sahabatku dalam urusan agama, urusan dunia dan akhirat”.

    Allaahumma inni as-aluka zaujatan hasanatan jamiilatan kaamilatan wa tsabbit qalbahaa iimaanan bika wa birasuulika fid dun-ya wal aakhirah.

    DOA PEREMPUAN MOHON JODOH :

    “RABBI HABLII MILLADUNKA ZAUJAN THAYYIBAN WAYAKUUNA SHAAHIBAN LII FIDDIINI WADDUNYAA WAL AAKHIRAH”.

    “Yaa Rabb, berikanlah kepadaku suami yang terbaik dari sisi-Mu, suami yang juga menjadi sahabatku dalam urusan agama, urusan dunia & akhirat”.

    PENUTUP

    Rabbanaa aatinaa fiddun-yaa hasanataw wa fil aakhirati hasanataw wa qinaa ‘adzaabannaar wa adkhilnal jannata ma’al abraar.

    Tuhan kami, berilah kami kebahagiaan di dunia dan kesejahteraan di akhirat, dan hindarkanlah kami dari siksaan neraka serta masukanlah kami ke surga bersama orang-orang baik.

    Rabbanaa taqabbal minna innaka antassamii’ul aliimu wa tub’alainaa innaka antattawwaaburrahiim. Washshalallaahu ‘alaa sayyidinaa wa nabiyyinaa wa maulaanaa muhammadin wa ‘alaa aalihi wa shahbihi wa ummatihi wa baraka wassallam.

    Tuhan kami, perkenankanlah do’a-do’a kami, karena sesungguhnya Engkau Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Terimalah taubat kami, sesungguhnya Engkau Maha Menerima taubat dan Maha Penyayang. Shalawat, salam dan berkah semoga dilimpahkan kepada junjungan, nabi dan pemimpin kami Muhammad s.a.w, atas keluarganya, sahabatnya dan umatnya semuanya.

    HASBUNALLAAH WANI’MAL WAKIIL NI’MAL MAULA WANI’MAN NASHIIR.

    Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung, Dia adalah sebaik-baik Pelindung dan sebaik-baik Penolong.

    Subhana rabbika rabbil ‘izzati, ‘amma yasifuuna wa salamun ‘alal anbiyaa-i wal mursaliin, walhamdulillahirabbil ‘aalamiin.

    Aamiin yaa Allaah yaa rabbal ‘aalamiin.

    Ganie, Indra – Bintaro Jaya, Tangerang Selatan, Banten, Indonesia

    Reply
  4. Sbb sy ramai dikejar oleh laki2 . Tpi sy tolak semua tu . Umur sy masih muda . Sbb tu sy nk cepatkan pernikahan sy . Harap dapat dibantu . Syukron sgt2 .

    Reply
  5. Tak tergesa-gesa. Cuma kadangkala bila dihampiri seseorang, sangat berharap kalau ada insan bernama suami, supaya tak diganggu lagi. Tapi salah kot.. Seharusnya harapkan perlindungan Allah, sebab manusia bukan sentiasa ada untuk kita. Diri pun tak layak lagi nak bergelar isteri.

    Wahai lelaki, janganlah mudah sangat jatuh cinta sehingga merimaskan seorang wanita!

    Reply
  6. Klw aq sdh cukup umur, ada teman laki2 tp kenapa masih enggan menikah siiih….krn aq beranggapan menikah itu merepotkan…Pernyataan itu kan bukan umat Muhammad kan? Yaa Allah gmn aq bs sadar..

    Reply
  7. sngt membantu.. bkn tergesa2 mahu dptkn jodoh.. tapi bila usia dah semakin meningkat menghampiri 30an.. namun jodoh masih blm tiba.. rasa risau tetap ada. ditambah pula dngn pertanyaan dari org sekeliling yg tak pernah berhenti..

    Saya positifkan diri dgn yakin yang Allah telah tetapkan jodoh tuk saya.. cuma masanyer blm tiba.. dan saya akan terus berusaha tuk menjemput jodoh saya.. Insyaallah akan datang jua jodoh yg terbaik dari Allah buat saya.. Amin

    Reply
  8. Assalam….
    mungkin,sy salah seorg dari nya…yg terlalu runsing memikirkan soal jodoh….cuma yg pelik, bila sy yakin bahawa dia jodoh sy, dengan sekali pertemuan saja trus rasa sebaliknya….walhal dia org yg baik, selalu mengajak sy ke arah kebaikan…yg bnyk sedarkan sy tentang indah nya islam….bila di cerita kepada rakan sy,diorg suruh sy mandi bunga lah, itu lah ini lah….haih….ntah apa2….sekarang, sy berserah, bertawakal kepada Allah….yakin akam suatu hari nnti, jodoh insya allah ada….

    Reply
  9. hidup ini penuh dugaan. usaha ikhtiar jangan jemu. rakan2 yg menghadapi masaalah sebegini, saya mencadangkan untuk berjumpa seorang pengamal perubatan yang mengatasi masaalah jodoh ini secara Islamik, berdasarkan ayat2 Al-Quran. Ustaz Adi Wijaya bin Iskandar ni guru agama. bertugas di sekolah agama Daerah Pontian, Perawakannya pun sederhana. Sepanjang pengetahuan beserta saudara mara & sahabat handai menemui beliau nampaknya belum pernah perubatannya mengguna kemenyan atau benda2 kotor. Alamatnya : kampung Belahan Tampok, Rengit, Batu Pahat, Johor. Saya teruja melihat rakan kita dapat rakam beberapa foto perubatan beliau dalam :
    http://my.opera.com/saharaaban/albums/
    http://my.opera.com/saharaaban/albums/show.dml?id=14706102

    Reply
    • Suka baca kisah Sumirah Kasmiran tentang ustaz adi wijaya.
      Dia bukan bomoh tetapi guru yang mengajar
      di daerah Pontian, tinggal di kg belahan tampok,
      rengit, batu pahat. Walaupun begitu sering terlibat dengan
      proses pengubatan traditional.
      Ada 1 crita lagi kisah benar tentang ustaz ni……
      Mak bersama abang long dan isteri baru
      aje balik umrah dari Mekah, ambil pakej awal ramadhan.
      Bertolak akhir bulan Sa’ban lalu mereka selalu kemana-mana
      berempat : emak/abang/kakak ipar dan sorang lagi rakan
      mak (perempuan jiran sekampung). Ayah kami dah
      3 tahun lalu meninggal.
      1 malam selesai solat terawih mak saya terpisah dari
      kumpulan 4 orang tadi.Mak kebingungan untuk cari arah
      Jalan pulang. Waktu itulah dia terserempak dengan Ustaz
      Adi Wijaya ni. Mak kenal sangat ustaz tu sebab pernah
      bertugas mendidik di sekolah agama yang berhampiran
      rumah di kampong. termasuklah saya adalah bekas anak muridnya.
      Di pendekkan cerita setelah bertegur sapa dan menceritakan
      masaalahnya ustaz tu setuju untuk hantar mak balik ke penginapan.
      Mak ikut Ustaz tu berjalan dari belakang, Tidak kekok, gayanya
      macam dah biasa aje dengan selok belok jalan kota Mekah.
      Mak sempat tanya “ustaz bila sampai sini ?”.
      Ustaz Adi Wijaya jawab “Baru je… lepas maghrib tadi”.
      Lepas tu ok lah tak de apa berlaku, mak pun
      selamat sampai di penginapan semula.
      Misteri muncul bila mereka semua selamat pulang
      ke kampong halaman. Mak ceritakan kisah dia ditolong
      ustaz Adi Wijaya ketika sesat di Mekah. Jiran tetangga
      yang mengenal Ustaz tertanya-tanya sebab ada yang
      nampak ustaz ke sekolah mengajar seperti biasa waktu tersebut.
      Dua pupu kami juga mengatakan mereka bertemu
      Ustaz dalam tempoh tersebut berkaitan perubatan
      traditional di kediamannya.
      Jadi siapa Ustaz Adi Wijaya yang menolong Mak di Mekah?
      Adakah itu malaikat? Boleh seorang manusia berada
      di 2 lokasi dalam 1 masa? Apakah beliau memiliki
      kenderaan sepantas angin hingga membolehkannya
      bertugas di Johor, Malaysia siang hari dan dapat
      bersolat terawih di Mekahpada malamnya

      Reply
      • terima kasih sumirah atas perkongsian tersebut. no tel ustaz adi wijaya yang baru saya peroleh dari rakan di pontian : 013-7251546

        Reply
        • Nombor 013 tu masih aktif, tetapi ada lagi 1 no yang terbaru. Ustaz Adi Wijaya, tauke bakso Medan Kg Belahan Tampok, Rengit, Batu Pahat : 011-35109407 . Yang ini ada watsapp.

          Reply
  10. setuju…
    kena jadi anak yang solehah dulu baru fikir pasal kahwin
    kalau tak boleh taat kat parents yg jaga dri kecik
    macam mana nak taat pada orang baru dalam hidu kita?

    Reply
  11. salam..sya bkn jnis t’gesa tp kdg2 dtg jgk prasaan t’gesa2 tue. Alhamdulillah,buat msa ne sya b’serah pada Allah & sya pasti itu janji Allah terhadap umatNya

    Reply
  12. sya x tegesa2 byak yg dtng hanya nak bersuka je.bkn memilih tpi terkadang penat melayan ibu yg bertanya..apakah jodoh sya begitu sukar…

    Reply
  13. ya saya setuju..perlu perbaiki diri..dan cr ilmu rumahtangga, kewangan, agama dan parenting..biar apa pun orang kata..semoga dgn usaha begitu Allah permudahkan mendapat jodoh yang juga bersedia dan terbaik untuk kita

    Reply
    • Insyaallah.. lelaki yang baik untuk perempuan yang baik, dan sebaliknya. Janji Allah tu pasti kan? :)

      Reply
  14. Salam.. Sy tidak tergesa2. Tp dia dtg sendiri. Adakah itu jodoh sy? Bgaimana nak tahu jodoh itu milik kita?

    Reply
    • As Salam.. Jodoh itu seperti maut dan rezeki, kita tidak akan pernah dpt menjangkakan ia bagaimana dan bila.. mungkin ia datang cepat, mungkin ia datang lambat. Dan seseorang yg datang dalam hidup kita (bercinta/pacaran) belum tentu lagi dia jodoh kita..

      Reply
  15. Salam…sy yakin Allah akn memberi yg terbaik.. jd, tdk perlu mngejar jodoh.. rse mcm terdesak…bersabarla..

    Reply
    • Insyaallah usah risau.. jodoh awak akan tiba bila Allah sudah tetapkan masanya.. masa itu awak akan kagum =)

      Reply
      • hmmm im one of them. kadang terfikir kenapa perlu tergesa-gesa kerana hanya bila mendengar sahabat-sahabat semua ingin berkhawin. sungguh tak sepatutnya berfikir macam ni kan. thanks for this article. :’)

        Reply
        • Ya,tergesa-gesa tidak kena tempat mmg tidak patut.. ini perkara besar, tidak boleh dibuat main.
          Semoga perkongsian dari Ust Burhan ini mampu dijadikan renungan untuk kita fikirkan bersama =)

          Reply
  16. tq.. membantu dr ini dlm membuat keputusan… seperti apa yg berlaku pd sy sekrg.. mmg pedih rsnye tp demi mencari redha Allah.. sy redha..

    Reply
    • Insyaallah sentiasa ada ganjaran terbaik buat hambanya yang menyerah kehidupan semata – mata keranaNYa.

      Just wait and see jodoh yg Allah kurniakan kepada awak nanti =)

      Reply
  17. betul sgt tu…asik kecewa jer klu tburu2 nie. dia x ready,kte plak x sabar2…so nmpak tdesak plak..last2 gaduh,ending bpisah la jawapnye…skrg nie bsabar jelah dan mohon pd Allah jodoh dgn si dia…

    Reply
    • Berpuasalah.. sebab dengan berpuasa itu mampu mengawal hawa nafsu.

      “Wahai sekalian pemuda-pemuda: Sesiapa di antara kamu yang mampu nikah (disebut dalam syarah makna hadis ini, “Nikah” bererti jima’, nafkah dan mahar)”, maka berkahwinlah; kerana sesungguhnya ia (kahwin) lebih menundukkan pandangan, lebih menjaga kemaluan. Dan jika dia tidak mampu, maka (digalakkan) berpuasa; itu adalah penjagaan baginya.”

      (Hadis Sahih Riwayat Al-Bukhari 1905, Muslim 1400)

      Reply
  18. betullah..syukran jazilan atas artikel ini..Alhamndulillah, sangat membantu hati dan fikiran yang selalu ke arah itu..

    Reply

Leave a Comment