Bertaubat, Walaupun Selalu Terjebak Didalam Dosa Yang Sama

Bertaubat
Bertaubat

Sangatlah besar dosa orang yang menunda-nunda taubat.

Atau yang sengaja berniat melakukan dosa dengan alasan akan bertaubat kemudian  diatas dosanya itu.

Kita memang tidak digalakkan melakukan perkara ini.

Namun, kelemahan jiwa kita sebagai manusia, kadangkala menjebak kita dalam perbuatan dosa yang sama hingga berkali-kali, walaupun sudah bertaubat pada mulanya..

Apakah dalam keadaan sedemikian kita layak untuk bertaubat?

Bertaubat Sebelum Terlambat

Sebenarnya, Bertaubat HARUS DILAKUKAN.

Meskipun terjadi berkali-kali, seperti disebutkan dalam sebuah hadis qudsi, di mana Allah berfirman, “Seorang hamba melakukan dosa dan berdoa,

Ya Rabbi, aku telah melakukan dosa maka ampunilah aku.’

Rabbnya berfirman, Hamba-Ku mengetahui bahawa dia mempunyai Rabb yang akan mengampuni dan menghapus dosanya, maka Aku ampuni hamba-Ku itu”

Kemudian waktu berjalan dan orang itu tetap seperti itu hingga masa yang telah ditentukan Allah, hingga orang itu kembali melakukan dosa yang lain.

Orang itupun kembali berdoa, Ya Rabbi, aku kembali melakukan dosa, maka ampunilah dosaku.’

Allah berfirman, ‘Hamba-Ku mengetahui bahawa dia mempunyai Rabb yang akan mengampuni dan menghapus dosanya, maka Aku ampuni hamba-Ku itu

Kemudian waktu berjalan dan orang itu tetap seperti itu hingga masa yang telah ditentukan Allah, hingga orang itu kembali melakukan dosa yang lain.

Orang itupun kembali berdoa, Ya Rabbi, aku kembali melakukan dosa, maka ampunilah dosaku.’

Allah berfirman, Hamba-Ku mengetahui bahawa dia mempunyai Rabb yang akan mengampuni dan menghapus dosanya, maka Aku ampuni hamba-Ku itu’…

[Diriwayatkan oleh al-Bukhari dan Muslim lihat: al-Lu’lu’ wa al-Marjan (1754) dan lihatlah: Fathul Baari juz 13 hal. 46 dan setelahnya]

Ini fenomena biasa yang terjadi dimasa ini, dimana sentiasa berlaku tarik-menarik antara para pelaku dosa dan  orang-orang yang bertaubat.

Masing-masing bersenang hati menerima kehadiran kembali seseorang yang selama ini berpisah dari mereka.

Orang-orang yang bertaubat senang menerima hadirnya pelaku dosa yang kembali bertaubat atas dosa-dosanya.

Begitu juga para pelaku dosa akan riang gembira menyambut orang soleh yang kembali menggeluti dosa-dosa.

Oleh itu, banyak orang yang menjadi korban tarik- menarik itu.

Banyak orang soleh yang akhirnya terjebak dalam dosa, yang dari dosa itu dahulu dia pernah bertaubat.

Dan sayangnya, itu terjadi berkali-kali sepanjang hidupnya.

Namun, selama dia ikhlas bertaubat dan ingin memperbaiki diri, tak ada istilah pintu taubat tertutup baginya, selama nyawa belum sampai di kerongkongan, atau matahari belum terbit dari arah barat.

Kita tidak berhak menunda-nunda taubat, dengan berpegang pada kemurahan Allah, rahmat dan ampunan Allah.

Allah memang Maha Pemurah, tetapi Allah juga Maha Perkasa, Maha Hebat siksa-Nya.

Kita harus sedar, bahawa maut boleh  menjemput kita bila-bila masa sahaja.

Sertai Channel Telegram Kami

Dapatkan newsletter terbaru dari akuislam.com melalui Telegram secara PERCUMA!

Tinggalkan Komen Anda..

28 Comments
Komen Terbaru
Komen Terdahulu
Inline Feedbacks
View all comments
Firma Ainur
10 bulan yang lalu

Ya Allah semoga kita semua dijaga oleh Allah dari segala dosa dan kemaksiatan. Dan selalu taat kepadanya. Jika kita punya dosa dan kemaksiatan segera diingatkan kembali oleh Allah untuk memohon ampun dan berlindung dari segala keburukuan. Amin ya Allah

eka agustina
1 tahun yang lalu

ampunilah sgala dosa2 hamba dan kesalahan hamba ya allah..

Nunky
1 tahun yang lalu

Subhanallah, terima kasih untuk artikel yang luar biasa ini, saat ini saya hanya bisa menunggu keajaiban dari Mu ya Rabb, ampuni hambaMu ini yang selalu mengulang dan mengulang dosa yang sama, dan inshaa allah ini yg trakhir kali dan hamba benar2 bertobat memohon ampunan kepada-Mu ya Rabb, dan berharap semoga masalah rumit ini bisa segera berakhir dengan rahmat dan ridho-Mu, amin ya robal alamin

Illy
1 tahun yang lalu

Saya ada masalah dan hendak bertanya secara personal.

Iwan
1 tahun yang lalu

Ya Allah aku pengen terlepas dari masalah hutang piutangku…,kasihan anak istriku Ya Allah…,aku pengen hidup apa adanya Ya Allah…,aku pengen bertaubat Ya Allah…,sampai terkadang aku melupakan anak istriku gara” aku mikir cara menyelesaikan hutang”ku…,ampuni aku Ya Allah…