Ini cerita tentang masa…

It’s time
by *lieveheersbeestje (devianart)

Assalamualaikum warahmatullah~

 

Demi masa..

Sesungguhnya manusia kerugian

Melainkan..

Yang beriman dan beramal saleh

 

Ingat lima perkara, sebelum lima perkara

Sihat sebelum sakit

Muda sebelum tua, kaya sebelum miskin

Lapang sebelum sempit

Hidup sebelum mati

 

Kalimah – kalimah ini memperlihatkan oleh manusia bahawa masa itu amat sangat penting. Kita selalu berkata, ‘Masa itu emas.’ Akan tetapi, kita tidak boleh membelinya. Masa juga, bukan milik manusia. Jika masa milik manusia, alamatnya manusia boleh menggunakan masa dengan sesuka hati. Boleh putarkan masa ke bila – bila masa dengan kehendak diri.

Masa itu bukan berjalan dan bukan berlari. Sebaliknya, masa itu tidak akan berhenti.. sekalipun manusia itu mati. Masa, itu tidak pernah tidur. Yang tidur hanyalah kita. Dek kerana itu, ramai yang mengeluh ‘tidak cukup masa’. Bukan kerana ‘tidak cukup masa’, tetapi kita telah memperlekehkan masa itu sendiri. Kita buang masa! 

 Jadi… seharusnya bagaimana?

Manfaatkanlah masa!

Dahulu, kini, dan kemudian. Ini adalah fasa masa yang boleh mengubah seseorang. Tapi, manusia sering dihantui tentang masa – masa yang sudah terjadi dan belum terjadi. Akhirnya, tergadailah masa kini. 

 Jangan begitu…

Ambilah kebaikan daripada masa dahulu, untuk merubah yang kini dan yang akan membentuk diri pada kemudian hari. Jangan dipinggirkan, ditinggalkan kesemuanya. Kerana, semua itu bernilai meskipun kita sudah ketinggalan.

 Bagi yang memanfaatkan masa, tahniah. Bagi yang ketinggalan masa, berubahlah. Bagi yang lebih masa, lebihkanlah ibadah. Kerana, kita akan ditanya kelak tentang apa yang kita lakukan. Pertanyaan yang merujuk pada penggunaan masa.

 Manfaatkanlah masa. Tidak kira apa jua. Orang yang berjaya, adalah orang yang mampu manfaatkan masanya. Maka terteralah ayat ‘manusia yang baik, adalah manusia yang mampu memanfaatkan orang lain.’ Jadi, jika kita manfaatkan masa, tidak mustahil kita mampu manfaatkan apa – apa yang ada disekeliling kita.

 

Masa..

Pergi menjauh dari sisi

Tetapi..

Aku berjanji dan aku tidak akan berhenti

Dan akan terus mempeduli

Untuk

Manfaatkan masa, manfaatkan diri

 

Wallahu’alam bisawwab~

 

 

*Artikel ini adalah kiriman Mohamad Nasiruddin Bin Amir (mnasiruddinbamir.blogspot.com) ke inbox kami. Semoga segala perkongsian memberi manfaat kepada semua. Jazakallah :)

EarthSecret

Masukkan alamat email anda untuk subscribe / melanggani blog ini dan menerima setiap artikel baru melalui e-mel.

Join 1,555 other subscribers

Comments

  1. mencari erti kehidupan says

    jika manusia dapat kawal masa nescaya byk kesilapan dapat dibetulkan …………kita tak boleh nampak masa depan…. jadi jika dapat mengawal masa sesuka hati tu adalah kuasa mutlak untuk masa depan….sekadar luahan hati bukan untuk melawan ketentuan dan takdirnya…kita hanya pelakon duniawi kehidupan telah ditetapkan dan di takdirkan baik dan buruk…..hanya bykkan bersabar dalam kerenah isi alam dan bersyukur……………we are wasted man…………

  2. Herizal says

    surah / surat : Al-’Ashr Ayat : 1

    waal’ashri

    1. Demi masa.

    surah / surat : Al-’Ashr Ayat : 2

    inna al-insaana lafii khusrin

    2. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian,

    Seorang ibu tiba-tiba memarahi anaknya yang baru saja pulang dari kantor. Sambil berteriak-teriak setengah histeris, ibu itu menanyakan pekerjaan di rumah yang belum sempat diselesaikan oleh si anak. Setelah lelah karena seharian beraktivitas, karuan saja si anak kemudian membalas teriakan ibunya dengan nada tinggi pula. Selidik punya selidik, ternyata si anak telah menyelesaikan tugasnya, namun adiknya mengacaukan semuanya. Ibu yang tadinya histeris itu menyadari kesalahannya, namun ia sudah sulit untuk minta maaf, karena anaknya sudah terlanjur sakit hati dimarahi ibunya seperti itu.

    Ketika kita terburu-buru melakukan sesuatu, seringkali yang kita hasilkan adalah sebuah persoalan baru. Memilih pekerjaan terburu-buru karena tergiur dengan iming-iming fasilitas, memilih teman hidup terburu-buru karena status dan harga diri, justru seringkali malah menjerumuskan kita ke dalam sebuah lubang persoalan baru. Hasil yang didapat, justru melenceng jauh dari yang diharapkan. Parahnya, kita sangat sulit keluar dari lubang itu, karena terlanjur terperosok semakin dalam.

    Jangan pernah terburu-buru membuat keputusan yang penting, jika tidak ingin terperosok ke dalam kesulitan lain. Ketahuilah bahwa Allah kita adalah Allah pemegang kedaulatan atas waktu. Ketika kita sabar menantikan Allah menjawab pergumulan kita, hasilnya pasti di luar perkiraan kita, dan pastinya kita malah bisa menyelesaikan persoalan yang ada, bukannya menambah masalah baru sesuai dengan firmannya :
    surah / surat : Al-’Ashr Ayat : 3

    illaa alladziina aamanuu wa’amiluu alshshaalihaati watawaasaw bialhaqqi watawaasaw bialshshabri

    3. kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.

    Terburu-buru membuat kita tidak dapat berpikir dengan jernih. Bersikap tenang dapat membuat anda mempertimbangkan segala sesuatunya dengan lebih hati-hati.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *